Jumat, 08 April 2011

ANALISA KINERJA BANK

Pengertian Bank
 1. Secara sederhana bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya menghimpun dana masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnya.
 2. Menurut undang-undang No. 10/1998, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Fungsi Bank
 1. Melakukan perputaran uang, seperti halnya masyarakat yang kelebihan dana melakukan penyetoran uang kepada bank sebagai tabungan/deposito, dan uang itu nantinya akan digunakan oleh bank untuk diberikan kepada masyarakat kekurangan dana sebagai pinjaman/kredit.

Peran Bank
 1. Bank sebagai pelaksana lalu lintas pembayaran(pelaksana penyelesaian pembayaran transaksi komersial atau financial dari pembayar ke penerima).
 2. lalu lintas pembayaran sangat penting untuk mendorong kemajuan perdagangan dan globalisasi perekonomian, karena pembayaran transaksi lebih aman, praktis, dan ekonomis.
 3. Sebagai stabilisator moneter, mempunyai kewajiban ikut serta menstabilkan nilai tukar uang, nilai kurs, atau harga barang-barang relatif atau tetap.
 4. Sebagai dinamisator perekonomian berarti bank menjadi pusat perekonomian, sumber dana, pelaksana lalu lintas pembayaran, memproduktifkan tabungan dan mendorong kemajuan perdagangan nasioanal dan internasional.


Jenis Bank
 1. Bank Sentral adalah bank pusat. Contohnya adalah BI,
Fungsi Bank Indonesia :

  • Bank sirkulasi, yaitu mengatur peredaran keuangan.
  • Bank to bank, yaitu berfungsi mengatur perbankan.
  • Lender of the last resort, yaitu sebagaI tempat peminjaman yang terakhir.
Tujuan utama BI adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

 2. Bank umum, adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarjan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Bank umum juga dikenal dengan nama bank komersil dan dikelompokan kedalam 2 jenis, yatu :
    - bank umum devisa
    - bank umum non devisa
3. Bank perkreditan rakyat (BPR), adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Dala kegiatannya, BPR tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran, artinya jasa-jasa perbankan yang ditawarkan BPR lebih sempit jika dibandingkan dengan kehiatan/jasa bank umum.

Senin, 28 Maret 2011

Pendahuluan

Seperti telah kita ketahui bahwa ilmu ekonomi sudah menjadi suatu ilmu umum dalam masyarakat. Namun masih banyak masyarakat yang belum tahu benar tentang teori-teori ekonomi yang benar. Disini saya akan berusaha membagi ilmu yang saya ketahui dan sebatas memberikan pengetahuan dibidang ilmu ekonomi dan semacamnya.

Jika kita belajar ekonomi, pastinya kita akan dihadapkan dengan nominal-nominal angka. Hal itu acap kali membuat kita bosan, jenuh dan memuyengkan(bahasa keren).heheeee . . .
Namun sebenarnya ada tips dari saya untuk menghadapi kebosanan karena angka-angka tsb. Kita bisa mulai dengan "khayalan", yang saya maksudkan adalah khayalan yang positif tentunya. Bukan khayalan yang sering dilakukan para remaja laki-laki pada saat berada dikamar mandi atau semacamnya (becanda kaku) hihihihihii . . .

Yang saya maksudkan dengan khayalan adalah kita bisa menghayalkan nominal-nominal uang tersebut kita bayangkan sebagai kas kita, atau uang milik kita. Dengan Khayalan seperti itu, apa yang bisa kita lakukan dengan me manage uang milik kita sendiri?? pastinya rasa bosan itu akan cepat hilang dan menjadi rasa semangat.hehehee. . .sebenernya sii cuma sekedar tips humor dari saya dan bukan suatu hal yang penting. Tapi tak ada salahnya kan buat kita coba?? ya ga?? ya dong???.

Pengertian
ilmu ekonomi merupakan cabang dari ilmu sosial yang mempelajari berbagai perilaku pelaku ekonomi (manusia) terhadap keputusan-keputusan ekonomi yang dibuat untuk memilih dan menciptakan kemakmuran. Ilmu ini diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk dapat melakukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas untuk dapat memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.